Lokasi: Olahraga >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Olahraga3373 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dzoz3402c.html
Artikel Terkait
Leo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
OlahragaSabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani batal tampil di Thailand Open 2024 setelah pasangan ganda putra non pelatnas tersebut dipastikan menarik diri dari keikutsertaan. Padahal, Sabar/Reza sebelumnya dijadwalkan menjalani laga babak 32 besar turnamen bergengsi tersebut....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
OlahragaPertamina Patra Niaga memastikan PG1 dan PG2 merupakan kapal kembar (sister ship) dengan spesifikasi identik yang dirancang untuk mengangkut Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam skala besar secara aman dan efisien. Kedua kapal ini memiliki kapasitas muat sekitar 80....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPurbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
OlahragaNilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah dan ditutup di level Rp17. 529 per dolar AS pada Selasa (12/5/2026) sore pukul 16....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Leo/Daniel Beber Kunci Juara Thailand Open 2026
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
- DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
- IHSG Ambrol 4,26 Persen ke 6.436, 719 Saham Rontok
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
Tautan Sahabat
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR