Lokasi: Properti >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Properti55 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/drsj5ucfx.html
Artikel Terkait
Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih
PropertiErin didampingi kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, memantau langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPR/MPR. Kehadiran Erin dalam rapat tersebut murni sebagai tamu untuk mendengarkan langsung kesaksian Hera, mantan asisten rumah tangga (ART) yang sebelumnya melaporkan dirinya atas dugaan penganiayaan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
PropertiMenteri Koordinator Bidang Pangan yang akrab disapa Zulhas menyampaikan arahan Presiden dalam program Koperasi Desa/Kelurahan untuk Modernisasi dan Percepatan Ekonomi (KDKMP) tidak berhenti pada pembangunan fisik koperasi semata. Menurutnya, Presiden sedang membangun sistem ekonomi desa yang sesuai dengan semangat Pasal 33 UUD 1945, yakni ekonomi yang disusun atas usaha bersama dan berpihak pada kemakmuran rakyat....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPenjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
PropertiPanangian Simanungkalit menilai perkembangan pasar sekunder dapat menjadi katalis baru bagi pertumbuhan industri properti. Menurutnya, properti saat ini on the track karena adanya momentum yang tepat....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Emas Stabil, Tembaga Dinobatkan Logam Strategis Masa Depan
- Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
- Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
- Inul Daratista Murka Dituding Oplas Hidung
- Dolar Tembus Rp 17.701, Harga Energi Melonjak
Artikel Terbaru
Supardiono Siap Kurban Sapi 1,5 Ton untuk Prabowo
Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
Kakak Pemilik Home Industri Sabu Menangis Meratapi Nasib Adik
Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
Tautan Sahabat
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan