Lokasi: Teknologi >>
Jalur Mandiri Undana 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Teknologi2787 Dilihat
RingkasanUniversitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-nusa-cendana-undana.jpg)
Universitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana. Setiap pendaftar dapat memilih paling banyak empat program studi.
Syarat usia maksimal 25 tahun menjadi batasan utama bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Lulusan dari tahun 2026, 2025, dan 2024 diperbolehkan mengikuti seleksi ini. Pendaftaran dilakukan secara daring untuk memudahkan akses bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah.
Informasi lebih lanjut mengenai Jalur Mandiri Undana 2026 dapat diakses melalui portal resmi universitas. Calon pendaftar disarankan untuk memeriksa persyaratan dan jadwal secara berkala agar tidak melewatkan tenggat waktu pendaftaran.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/drf5chhcg.html
Sebelumnya: 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Berikutnya: Kantor Bupati Bulungan Kaltara Ludes Terbakar Hebat
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat Besok
TeknologiBMKG memprakirakan sejumlah daerah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Selasa (19/5/2026). Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara menjadi wilayah dengan intensitas hujan tertinggi....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
TeknologiPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
TeknologiPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Polisi Buka Suara Soal Model Dibegal di Kebon Jeruk
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Banyumas 18 Mei 2026, Lima Kecamatan Diguyur Hujan
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
Dani Carvajal Resmi Tinggalkan Real Madrid, Akhir Era Emas
80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Tautan Sahabat
- Putri KW Benahi Fisik untuk Singapore Open dan Indonesia Open 2026
- Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
- Kejutan Ubed, Nasib Berlawanan Leo/Daniel di Malaysia Masters
- 16 Pemain Termasuk Rivan dan Nizar Dipanggil Pelatnas Voli
- Usyk Tak Boleh Remehkan Menterengnya Verhoeven
- Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026 Cegah Tawuran
- JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
- Leo Daniel Akui Masih Kagok di Thailand Open 2026
- Tour de Bintan 2026 Tambah Kategori Poin UCI
- Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet