Lokasi: Berita >>

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka, Tersedia 3 Jalur

Berita824 Dilihat

RingkasanPembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS. Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK....

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka,<strong></strong> Tersedia 3 Jalur

Pembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS.

Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK.

Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS disediakan bagi lulusan pendidikan menengah atau sederajat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Tags:

Artikel Terkait

  • Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah

    Berita

    Toyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Promo Indomaret Alfamart 21 Mei: Beras 5Kg Rp67.500

    Berita

    Alfamart dan Indomaret menyiapkan berbagai penawaran menarik untuk pelanggan selama periode promosi, mulai dari potongan harga kebutuhan pokok, promo tebus murah, hingga diskon produk harian. Kedua jaringan ritel minimarket tersebut menghadirkan beberapa jenis promo berbeda yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbelanja lebih hemat....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Khawatir Ekspor CPO Satu Pintu Bikin Harga Sawit Ambruk

    Berita

    Kebijakan pemerintah yang mulai bertahap diterapkan pada 1 Juni 2026 mengancam langsung penghidupan 2,6 juta keluarga petani sawit swadaya. Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Sabarudin menegaskan kebijakan tersebut membuat daya tawar atau harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit dari petani anjlok drastis....

    Berita

    Baca Selengkapnya