Lokasi: Olahraga >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Olahraga62 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/d6kdbfax7.html
Artikel Terkait
Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
OlahragaMinyakita menghilang dari pasar tradisional di Jakarta sejak satu bulan terakhir, berdasarkan pantauan Tribunnews di lokasi pada Kamis (14/5/2026). Seluruh toko sembako tidak menjajakan kemasan Minyakita sama sekali, dan pedagang hanya mendisplay minyak goreng merek lain bersama kebutuhan pokok seperti beras, kecap, dan kacang-kacangan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaAgen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
OlahragaSeorang wanita paruh baya mendatangi Oni dengan wajah bingung dan mata tertuju pada layar ponsel yang menampilkan pesan WhatsApp. Wanita itu menyampaikan niatnya untuk mentransfer uang hingga jutaan rupiah kepada seseorang yang tidak dikenal....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
OlahragaPengrajin tahu dan tempe mulai kesulitan menyiasati lonjakan harga kedelai yang dipicu depresiasi rupiah, kata Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Eric Hermawan. "Di tingkat akar rumput, perajin komoditas pangan seperti tahu dan tempe sudah mulai kelabakan menyiasati harga kedelai domestik yang melambung jauh di atas harga internasional," ujar Eric kepada wartawan, Senin (18/5/2026)....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
Artikel Terbaru
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
Danantara Pertimbangkan Tambah Saham di GoTo
Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
Tautan Sahabat
- Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
- 11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
- Prakiraan Cuaca Papua Barat: Pegunungan Arfak Hujan Ringan
- Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
- Curug Cileat Subang longsor, dua wisatawan tewas
- Sultanah Hadie, Wakil Ketua DPRD Morowali Pendobrak Stigma
- QRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
- Empat Orang Mengaku Penyidik dan Pengacara Datangi Rumah Korban
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026, Hujan Malam
- Cuaca Malang dan Batu Besok, Hujan Siang-Malam