Lokasi: Kesehatan >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Kesehatan58 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cu5hkuk21.html
Artikel Terkait
Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
KesehatanClaudio Ranieri menyatakan kesiapannya menangani timnas Italia setelah mengakhiri masa kebebasannya tanpa kontrak. Mantan pelatih AS Roma itu sebelumnya menjabat sebagai kepala pelatih Serigala Ibukota pada tahun 2024 hingga musim panas 2025, dengan sukses membawa tim finis di peringkat 5 klasemen dari posisi ke-16 dan raihan rasio kemenangan 2,03 poin per laga dari 36 pertandingan....
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
KesehatanWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
KesehatanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Pedro Brito Bawa Tanjung Verde Lolos Piala Dunia 2026
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Artikel Terbaru
Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Tautan Sahabat
- Casemiro Diganti, Gelandang Serie A Segera ke Manchester United
- Profil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
- 2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola
- Persaingan Degradasi Liga Spanyol Makin Panas, Sevilla Terancam
- Persib dan Borneo FC Bersaing di Dua Laga Sisa
- Spurs Gagal Menjauh, Ancaman Degradasi Liga Inggris Masih Ada
- Tony Popovic Bawa Australia Lolos Piala Dunia 2026
- AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
- Daftar Pemain Brasil Piala Dunia 2026, Neymar Comeback
- I.League Siapkan Skema Baru, Kompetisi Sepakbola Lebih Padat