Lokasi: Hikmah >>
Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 188 Kurikulum Merdeka
Hikmah869 Dilihat
RingkasanIndonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sman-9-bandung-ujian-usbn-dengan-teknologi-smart-router_20190319_130503.jpg)
Indonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia.
Batas darat Indonesia hanya terdapat di Pulau Kalimantan dengan Malaysia (wilayah Sabah dan Serawak), di Pulau Papua dengan Papua Nugini, serta di Pulau Timor dengan Timor Leste. Sementara itu, batas laut Indonesia mencakup perairan dengan Singapura di Selat Singapura, Filipina di Laut Sulawesi dan Samudra Pasifik, serta Vietnam dan Thailand di Laut Natuna Utara.
Selain itu, Indonesia juga berbatasan maritim dengan India di Samudra Hindia (barat laut Aceh) dan dengan Australia di Laut Timor dan Samudra Hindia bagian selatan. Penetapan batas wilayah ini diatur dalam hukum internasional dan perjanjian bilateral yang mengukuhkan kedaulatan NKRI.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cn8dbkrgi.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
HikmahErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
HikmahNilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus merosot ke level terendah sepanjang masa, dengan posisi pada Jumat (15/5/2026) sore mencapai Rp17. 596 per dolar AS atau melemah 68 poin (0,39 persen)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaAgen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
HikmahSeorang wanita paruh baya mendatangi Oni dengan wajah bingung dan mata tertuju pada layar ponsel yang menampilkan pesan WhatsApp. Wanita itu menyampaikan niatnya untuk mentransfer uang hingga jutaan rupiah kepada seseorang yang tidak dikenal....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dedi Mulyadi Ancam Suporter Rusuh ke Barak Militer
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
- Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
Artikel Terbaru
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
Pidato Prabowo Realistis, Pasar Tenang, Rupiah Menguat
OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Pemuda Lereng Merbabu Sukses Bisnis Domba Kurban dengan KUR BRI
Tautan Sahabat
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Stagnan, Ancaman MIT Masih Nyata
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Kelas Menengah Tinggalkan Amplop Fisik, Beralih ke Dompet Digital
- Pemerintah Percepat Pengolahan Sampah TPA Jadi Energi
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
- Under Invoicing Sebabkan Kebocoran Fiskal, Akademisi Minta Badan Ekspor Baru Lindungi Negara
- IHSG Ambles 2,55 Persen Usai Dibuka Menguat, Apa Sebabnya?