Lokasi: Properti >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Properti15 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ckdvrus2l.html
Artikel Terkait
Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
PropertiApple dikabarkan membatalkan rencana menghadirkan sensor sidik jari di Apple Watch karena masalah biaya produksi dan keterbatasan ruang untuk baterai di dalam perangkat. Rumor mengenai fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak 2020 setelah ilustrasi paten memperlihatkan kemungkinan sensor sidik jari ditempatkan di bagian tombol Digital Crown....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSchaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
PropertiSchaeffler memperluas jaringan distribusi baterai TruPower di Kalimantan Selatan dengan menggandeng mitra lokal PT Dharma Bhakti Kapuas Mentaya. Ekspansi tersebut ditegaskan dalam penandatanganan kerjasama di acara Schaeffler TruPower Batteries Dealer Meet yang diselenggarakan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu....
【Properti】
Baca SelengkapnyaToyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
PropertiErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- Megawati Bikin Followers Instagram Hyundai Hillstate Melonjak
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
Artikel Terbaru
Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Tautan Sahabat
- Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
- Pelaku Pembakaran Mobil Kades Terancam 9 Tahun Penjara
- Oknum Pengasuh Ponpes Ponorogo Cabuli 11 Santri, Viral
- UMKM Ekraf Bali Bisa Pakai Sertifikat HKI untuk Pinjam KUR
- 11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
- Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
- Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
- Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada
- Dubes Spanyol Temui Wali Kota Semarang Bahas Kerja Sama
- Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti