Lokasi: Bisnis >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Bisnis17754 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/blasbxexv.html
Artikel Terkait
3 Bintang Piala Dunia Pernah Bermain di Liga Indonesia
BisnisSetelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Garuda belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia, dan penantian panjang itu kembali berlanjut di edisi 2026 mendatang setelah langkah Timnas Indonesia terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meskipun Indonesia belum mendapatkan kesempatan bersaing di level dunia, sepak bola tanah air tidak asing dengan para pemain bintang kelas global....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
BisnisWabah virus Hanta yang langka dan mematikan terjadi di sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, memicu respons darurat kesehatan global yang melibatkan 12 negara. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebutkan wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kondisi sejumlah pasien memburuk dengan cepat hingga menyebabkan kematian....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
BisnisAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Tautan Sahabat
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang