Lokasi: Kesehatan >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Kesehatan89145 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bk4ugt522.html
Artikel Terkait
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
KesehatanWHO menyatakan wabah Ebola di Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo bagian timur, tidak memenuhi kriteria darurat pandemi meskipun mencatat sekitar 246 kasus suspek dan 80 kematian. WHO memperingatkan potensi wabah menjadi "jauh lebih besar" dari yang terdeteksi saat ini dengan risiko penyebaran lokal dan regional yang berdampak signifikan....
Baca SelengkapnyaSenam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
KesehatanSenam ergonomik membantu mengurangi keluhan nyeri sendi dan menjaga kestabilan kadar asam urat, serta melancarkan peredaran darah, meningkatkan fleksibilitas tubuh, hingga memperbaiki suasana hati. Roida, seorang instruktur senam, menjelaskan bahwa senam ergonomik dirancang dengan gerakan ringan sehingga aman dan mudah diikuti oleh berbagai kelompok usia....
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
KesehatanKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Profil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Artikel Terbaru
JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Tautan Sahabat
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung