Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Hikmah1536 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bf60wqrhv.html
Sebelumnya: Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Berikutnya: DPR Panggil BI, Desak Stabilkan Rupiah Segera
Artikel Terkait
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
HikmahHantavirus kembali menjadi perhatian global setelah terdeteksi di Kalimantan Barat dan menyebabkan satu pasien meninggal dunia pada Maret 2026. Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, mengonfirmasi temuan satu kasus virus Hanta berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh Dinkes Provinsi....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
HikmahNilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus merosot ke level terendah sepanjang masa, dengan posisi pada Jumat (15/5/2026) sore mencapai Rp17. 596 per dolar AS atau melemah 68 poin (0,39 persen)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
HikmahBudi mengungkapkan ironi bahwa sebagian besar pegiat UMKM tidak mengetahui cara memasarkan produk ke luar negeri. Budi menemukan fenomena tersebut saat menemui ratusan pegiat UMKM dalam acara Ngobrol Produk Indonesia (Ngopi) UMKM pada Rabu (13/5/2026) di Jakarta....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Pinkan Mambo Ratusan Kali Minta Cerai, Akhirnya Balikan
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
Artikel Terbaru
Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Kasihan Anak dari Meiza
Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
Mendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
Tautan Sahabat
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
- Emas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
- Hubungan Ekonomi Indonesia-Belarus Diperkuat Lewat Sektor Dagang
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi