Lokasi: Kesehatan >>
Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
Kesehatan273 Dilihat
RingkasanNilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah 114 poin ke level Rp17. 528 dari penutupan sebelumnya di Rp17....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Rupiah-Ditutup-Menguat-Rp16768-per-USD-Sore-Ini_20260127_214349.jpg)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah 114 poin ke level Rp17.528 dari penutupan sebelumnya di Rp17.414 per dolar AS. Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan rupiah akan fluktuatif dan kembali melemah pada perdagangan besok di rentang Rp17.520 hingga Rp17.580.
Dari dalam negeri, Ibrahim menyebut pertumbuhan ekonomi nasional kuartal I sebesar 5,61 persen bukan karena kemajuan ekonomi yang pesat, melainkan efek basis perbandingan yang rendah. "Jika diteliti lebih jauh, pertumbuhan kuartal I 2026 ini tak bisa dikatakan sehat. Ada banyak variabel yang perlu dicermati dan diwaspadai," paparnya. Rupiah juga terpukul oleh penurunan sektor manufaktur Indonesia pada bulan April yang merupakan kontraksi pertama dalam sembilan bulan, akibat melemahnya permintaan pasca-libur dan meningkatnya tekanan produksi karena guncangan geopolitik dan pasokan. "Ketidakpastian arah kebijakan terkait pengenaan royalti terhadap hasil tambang, ditambah belum jelasnya arah penambahan pendapatan negara di tengah belanja yang nilainya jumbo membuat pasar khawatir dengan kondisi fiskal," tambah Ibrahim.
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menegaskan penguatan indeks dolar AS atau DXY menjadi faktor utama yang menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. "Tetapi kalau dibandingkan dengan beberapa mata uang Asia lain, pelemahan rupiah terlihat lebih dalam. Itu artinya ada faktor domestik yang membuat tekanan eksternal terasa lebih berat di Indonesia," kata Yusuf. Ia menilai pasar mulai mencermati pelebaran defisit fiskal, penurunan cadangan devisa dalam beberapa bulan terakhir, hingga potensi arus modal keluar setelah muncul perhatian terhadap struktur pasar keuangan Indonesia, termasuk dari MSCI. "Tekanan global memang menjadi pemicu, tetapi fundamental domestik yang dipersepsikan melemah membuat rupiah lebih rentan mengalami overshooting," ujar Yusuf.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/31e699962.html
Artikel Terkait
Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
KesehatanPT Triasmitra berhasil menerbitkan obligasi senilai Rp 220 miliar dengan peringkat tertinggi idAAAcg (Triple A; Corporate Guarantee) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat ini menunjukkan kemampuan sangat kuat perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansialnya....
Baca SelengkapnyaUmar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
KesehatanPembalap Indonesia Umar berhasil meraih podium pertamanya di kancah balap Eropa setelah finis sebagai runner-up pada Race 1 Lamborghini Super Trofeo Europe di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, akhir pekan lalu. Umar yang tergabung dalam Delta Garage Racing Team dan tampil full series musim ini mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut....
Baca SelengkapnyaToyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
KesehatanToyota akan memasarkan Zenix dengan spesifikasi lebih rendah untuk pasar fleet di India guna mengisi celah pasar yang ditinggalkan Innova Crysta. Toyota menghentikan produksi dan penjualan MPV Innova Crysta dengan sasis ladder frame versi mesin diesel mulai 2027 karena terbentur regulasi CAFE 3 di negara tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- KSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Artikel Terbaru
55 Pemain Awal Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Dybala Absen
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
Tautan Sahabat
- BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
- Prakiraan Cuaca Cirebon: Hujan Malam Hari Senin
- Anton Cabut Pernyataan Pelaku TNI Usai Anak Ditembak
- Prakiraan Cuaca Bandung Raya: Barat Cerah, Kota Hujan
- Prakiraan Cuaca Pontianak Besok: Pagi Cerah, Malam Berawan
- Vasko Ruseimy Alami Luka Kecelakaan di Solok Selatan
- Ayah Pengangguran di Padang Aniaya Bayi 2 Tahun
- Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
- Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
- Oknum Anggota DPRD Temanggung Aniaya Wanita di Karaoke