Lokasi: Pendidikan >>
4 Jalur Mandiri UPN Veteran Jatim 2026 dan Jadwalnya
Pendidikan996 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UPN-Veteran-Jawa-Timur-atau-UPN-Veteran-Jatim.jpg)
UPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor) ditujukan bagi siswa SMA/MA/SMK yang memiliki prestasi akademik berdasarkan nilai rapor dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh UPN "Veteran" Jatim. Sementara itu, Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT) diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK sejenis yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh UPN "Veteran" Jawa Timur berdasarkan hasil tes komputer.
Ketiga jalur seleksi ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih metode penerimaan yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang akademik mereka. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi UPN "Veteran" Jawa Timur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bcqs3xe02.html
Artikel Terkait
10 Pendulang Tewas di Papua, Diduga Dibunuh KKB
PendidikanSebanyak 10 orang pendulang emas meninggal dunia berdasarkan data sementara, namun jumlah tersebut berpotensi bertambah karena sejumlah pendulang masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian. Hasil investigasi awal mengungkapkan pelaku pembunuhan diduga dilakukan oleh kelompok yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 dan beberapa senjata api rakitan....
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
PendidikanDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
Baca Selengkapnya9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
PendidikanMalaria Plasmodium knowlesi menjadi perhatian serius di Asia Tenggara, termasuk Indonesia (seperti di Aceh Jaya) dan Malaysia, karena tingkat penularannya yang sangat cepat. Parasit ini merupakan jenis malaria zoonosis yang ditularkan secara alami dari hewan ke manusia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prakiraan Cuaca Sumatra 21 Mei 2026, Mayoritas Hujan Ringan
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Lansia Pensiunan Guru Cabuli Anak di Kediri Bantah Perbuatan
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Artikel Terbaru
Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Tautan Sahabat
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Aplikator Ojol Dapat Komisi 8 Persen dari Ekosistem Digital
- BTN Cetak Laba Rp1,16 Triliun, Tumbuh 55,8 Persen
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
- Saham Ambles, Investor Ritel Merugi Berat