Lokasi: Teknologi >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Teknologi6 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/azrf4nmp0.html
Artikel Terkait
Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
TeknologiFrekuensi pengiriman kereta barang dari China ke Eropa melonjak drastis akibat konflik yang memicu blokade di jalur laut. Menurut sumber logistik internasional yang dikutip dari Bloomberg, kereta tersebut melintas melewati wilayah Kazakhstan dan Turkmenistan sebelum akhirnya masuk ke Iran....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
TeknologiAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca SelengkapnyaBPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
TeknologiBPOM mengambil langkah kehati-hatian dalam merespons usulan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mendorong pelarangan total vape di Indonesia. Sikap ini diambil setelah ditemukannya penyalahgunaan catridge vape sebagai alat konsumsi narkotika, namun BPOM menegaskan bahwa penyalahgunaan tersebut tidak ditemukan pada produk berpita cukai di toko-toko resmi, melainkan pada produk ilegal tanpa pita cukai....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Apple Berlakukan Aturan Baru untuk Aplikasi Judi Brasil
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- FIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Artikel Terbaru
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Messi Kalahkan Tagihan Gaji 28 Klub MLS
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Tautan Sahabat
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya