Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif1 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/alks29pvl.html
Artikel Terkait
Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
OtomotifPersija Jakarta bersiap melakukan evaluasi besar-besaran jelang musim baru, termasuk perubahan komposisi pemain dan jajaran pelatih, setelah Macan Kemayoran gagal meraih target juara pada musim ini. Pelatih Carlos Mauricio mengaku belum bisa memastikan masa depannya di klub....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaCahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
OtomotifIndustri kacamata pemblokir cahaya biru berkembang pesat karena tubuh manusia secara alami diprogram untuk bangun saat cahaya siang yang kaya. Para ilmuwan di University of Oxford menjelaskan bahwa cahaya yang masuk ke mata membantu menyinkronkan jam biologis tubuh dengan siklus terang-gelap alami siang dan malam....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
OtomotifDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Artikel Terbaru
Super El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- Bojan Hodak Antar Persib ke Ambang Hattrick Juara
- Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars Kudus
- Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
- Carrick Dekati Status Manajer Tetap MU Usai Bawa ke UCL
- Gaji Mourinho vs Flick di La Liga, Barca Royal
- AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
- Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
- Al Nassr Santai, Al Hilal Tegang Ditinggal Inzaghi
- Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
- Persib Bandung Kena Denda Rp 3,5 Miliar dan Sanksi AFC