Lokasi: Teknologi >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Teknologi4681 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ad52y1bri.html
Artikel Terkait
Menhut Raja Juli Soroti Multilateralisme Lawan Krisis Iklim
TeknologiMenteri Kehutanan Raja Juli menyampaikan pesan tegas di hadapan para rimbawan dan pemimpin dunia pada Sidang ke-21 United Nations Forum on Forests (UNFF21) di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. Menhut Raja Juli mengingatkan bahwa kompleksitas geopolitik global saat ini tidak boleh menjadi penghalang atau menyurutkan langkah negara-negara dalam menghadapi ancaman nyata terhadap hutan dunia....
Baca SelengkapnyaWIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
TeknologiRapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Tahun Buku 2025 resmi menetapkan jajaran direksi baru perusahaan. RUPST yang digelar di Wika Tower, Jakarta, pada Senin (11/5/2026) tersebut mengumumkan Ketut Pasek Senjaya Putra sebagai Direktur Utama yang baru....
Baca SelengkapnyaDPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
TeknologiGandung, legislator Partai Golkar, menilai kebijakan kenaikan biaya admin di marketplace perlu dikaji secara matang karena berpotensi membebani pelaku usaha. Ia juga menyoroti minimnya transparansi dari sejumlah platform marketplace dalam menerapkan perubahan kebijakan tarif kepada para pelaku usaha....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
- Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
Artikel Terbaru
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah
BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
Tautan Sahabat
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar