Lokasi: Kesehatan >>

Menhut Raja Juli Soroti Multilateralisme Lawan Krisis Iklim

Kesehatan7737 Dilihat

RingkasanMenteri Kehutanan Raja Juli menyampaikan pesan tegas di hadapan para rimbawan dan pemimpin dunia pada Sidang ke-21 United Nations Forum on Forests (UNFF21) di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. Menhut Raja Juli mengingatkan bahwa kompleksitas geopolitik global saat ini tidak boleh menjadi penghalang atau menyurutkan langkah negara-negara dalam menghadapi ancaman nyata terhadap hutan dunia....

Menhut Raja Juli Soroti Multilateralisme Lawan Krisis Iklim

Menteri Kehutanan Raja Juli menyampaikan pesan tegas di hadapan para rimbawan dan pemimpin dunia pada Sidang ke-21 United Nations Forum on Forests (UNFF21) di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. Menhut Raja Juli mengingatkan bahwa kompleksitas geopolitik global saat ini tidak boleh menjadi penghalang atau menyurutkan langkah negara-negara dalam menghadapi ancaman nyata terhadap hutan dunia.

Raja Juli menekankan bahwa para rimbawan di seluruh dunia harus tetap teguh dan fokus pada misi utama dalam melindungi paru-paru dunia melalui pendekatan global yang solid. "Melindungi hutan dunia di tengah lanskap geopolitik yang kompleks saat ini memerlukan pembaruan semangat multilateralisme. Kita membutuhkan solidaritas yang semakin kuat serta aksi kolektif yang nyata untuk memastikan keberlangsungan hutan bagi generasi mendatang," ujar Raja Juli. Ia juga mengajak komunitas internasional untuk melihat hutan melampaui batas-batas administratif maupun kepentingan politik praktis.

Menurut Raja Juli, kerja sama internasional yang diperkuat serta kemitraan multipihak menjadi jalan utama untuk memobilisasi dukungan dan investasi yang lebih besar bagi pengelolaan hutan berkelanjutan. “Tantangan lingkungan yang semakin berat memerlukan pendekatan global yang lebih solid dan tidak terfragmentasi,” tegasnya. Pernyataan Raja Juli dalam sidang tersebut menjadi pengingat bagi seluruh negara anggota PBB bahwa komitmen terhadap kelestarian alam dan perlindungan keanekaragaman hayati harus tetap menjadi prioritas bersama demi masa depan bumi yang inklusif.

Tags:

Artikel Terkait