Lokasi: Teknologi >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Teknologi6373 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9x35eft4f.html
Artikel Terkait
IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
TeknologiLaporan Financial Times mengungkap tuduhan bahwa Iran menggunakan satelit buatan perusahaan China Earth Eye Co untuk memantau target serangan rudal dan drone pada Maret 2026. Satelit itu disebut dioperasikan oleh divisi kedirgantaraan IRGC (Korps Garda Revolusi Islam)....
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
TeknologiDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
TeknologiOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Artikel Terbaru
Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Tautan Sahabat
- KPK Periksa Eks Dirjen PHU Hilman Latief soal Korupsi Haji
- DPR Panggil BI, Desak Stabilkan Rupiah Segera
- 50 Ucapan Menyentuh untuk Hari Keanekaragaman Hayati 2026
- Kurban atau Aqiqah Dulu? Ini Prioritas Ibadah
- Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Kalemdiklat Polri
- Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata 12,5 Persen
- 5 Alasan Memilih Bimbingan Konseling, Prospek Kerja Luas
- Noel Ebenezer Terjerat Kasus Pemerasan K3, Harap Selesai
- Gus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
- Menhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal