Lokasi: Berita >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Kurikulum Merdeka
Berita35217 Dilihat
RingkasanGerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa, langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-14.jpg)
Gerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa,langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan.
Cara melakukan gerakan langkah biasa dalam gerak berirama dimulai dengan sikap berdiri tegak, kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan dengan lutut mengeper, kemudian diikuti kaki kanan dengan gerakan yang sama. Lakukan secara bergantian dan berirama sesuai dengan hitungan atau irama musik.
Gerakan langkah rapat dilakukan dengan berdiri tegak dan kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan, lalu tarik kaki kanan merapat ke kaki kiri. Gerakan ini diulang secara bergantian dengan irama yang tetap. Untuk mengayunkan satu lengan ke depan, berdiri tegak dengan kedua lengan lurus ke samping, lalu ayunkan satu lengan ke depan hingga setinggi bahu, kemudian kembali ke posisi semula dengan irama yang teratur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9rmfc481u.html
Artikel Terkait
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
BeritaHarga Dexlite saat ini mencapai Rp 26. 000 per liter dan Pertamina Dex sebesar Rp 27....
【Berita】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
BeritaOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
BeritaWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Dituding Pesugihan, Pihak Sarwendah Seret Nama Jordi Onsu
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
Artikel Terbaru
Sandy Walsh Bintang Lapangan, Bawa Buriram United ke Final
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Portugal Siap Wujudkan Mimpi Ronaldo Juara Piala Dunia
PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Tautan Sahabat
- Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal di Selat Hormuz
- Intelijen AS: Iran Kebut Produksi Drone Tempur Diam-Diam
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Bea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- Aktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
- Merz Buka Peluang Kembali ke Energi Batu Bara
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar