Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Pendidikan589 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/990f08252.html
Artikel Terkait
Jonathan David: Warisan John Herdman di Piala Dunia 2026
PendidikanJonathan David tengah menjalani masa sulit sejak bergabung ke Juventus. Statistik penyerang berusia 26 tahun itu belum memuaskan sebagai seorang striker....
Baca SelengkapnyaIran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
PendidikanPresiden Iran Masoud Pezeshkian secara terbuka mengakui bahwa negaranya mengalami kerugian besar akibat perang yang sedang berlangsung sejak akhir Februari. Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam rapat Dewan Informasi Pemerintah pada Senin (18/5/2026)....
Baca SelengkapnyaTrump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal
PendidikanPresiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya hanya tinggal satu jam lagi sebelum menyetujui operasi militer baru terhadap Iran pada Selasa (19/5/2026) di Gedung Putih. Keputusan tersebut ditunda setelah adanya komunikasi dari para pemimpin Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar yang meyakinkan bahwa peluang tercapainya kesepakatan damai masih terbuka....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- 1,5 Juta Jemaah Tunaikan Haji di Tengah Perang
- Cirebon Raya Ajukan Diri Tuan Rumah Muktamar ke-35 PBNU
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
Artikel Terbaru
Mourinho Incar Reuni dengan Dalot di Real Madrid
Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal di Selat Hormuz
Tautan Sahabat
- Helikopter TNI Siap Evakuasi 8 Korban Pembunuhan OPM di Yahukimo
- Paulus Waterpauw: Bangun Papua dengan Dialog dan Pendekatan Humanis
- Sopir Bus Sugeng Rahayu dan Pemilik Warung Tewas
- Jokowi Yoga di Solo Jelang Safari Keliling Indonesia Juni
- Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
- Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
- Babinsa Cabuli Anak SD di Konawe Selatan Ditangkap
- Polisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
- Ayah-Anak Ditangkap, Siram Air Keras ke Penjual Tempe
- Kebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak