Lokasi: Otomotif >>

Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur

Otomotif558 Dilihat

RingkasanPresiden Iran Masoud Pezeshkian secara terbuka mengakui bahwa negaranya mengalami kerugian besar akibat perang yang sedang berlangsung sejak akhir Februari. Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam rapat Dewan Informasi Pemerintah pada Senin (18/5/2026)....

Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang,<strong></strong> Infrastruktur Hancur

Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara terbuka mengakui bahwa negaranya mengalami kerugian besar akibat perang yang sedang berlangsung sejak akhir Februari. Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam rapat Dewan Informasi Pemerintah pada Senin (18/5/2026). Dalam pidatonya, ia meminta seluruh pejabat untuk jujur kepada masyarakat mengenai dampak perang yang telah menghantam sektor energi, industri, hingga kebutuhan pokok rakyat. “Kita harus menghadapi kenyataan. Bukan berarti kita tidak menderita kerugian,” ujar Pezeshkian.

Konflik militer yang berkepanjangan membuat tekanan ekonomi semakin berat. Banyak perusahaan dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK massal karena aktivitas industri terganggu. Pezeshkian mengungkapkan bahwa jalur perdagangan dan ekspor minyak Iran kini semakin dibatasi, sehingga pendapatan negara dari sektor energi mengalami penurunan signifikan. “Kami tidak dapat mengekspor minyak dengan mudah,” ujar Pezeshkian. Padahal, minyak merupakan sumber pemasukan utama bagi ekonomi Iran selama bertahun-tahun.

Kesulitan ekspor minyak turut berdampak pada penerimaan pajak negara karena aktivitas perdagangan dan bisnis mengalami perlambatan. Sementara itu, harga makanan, bahan bakar, serta kebutuhan sehari-hari terus mengalami kenaikan. Dalam pidato tersebut, Pezeshkian juga mengungkapkan besarnya kerusakan infrastruktur strategis yang dialami Iran sebagai dampak langsung dari perang.

Tags:

Artikel Terkait