Lokasi: Properti >>
1,5 Juta Jemaah Tunaikan Haji di Tengah Perang
Properti65 Dilihat
RingkasanArab Saudi tetap menggelar ibadah haji tahun ini di tengah perang yang memicu serangan ke wilayahnya sendiri. Ritual tahunan yang menarik jutaan umat Muslim ke Kota Mekkah itu berlangsung pada 25–29 Mei dengan sekitar 1,5 juta jamaah diperkirakan hadir....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BDeutsche-Welle77212109_403.jpg.jpg)
Arab Saudi tetap menggelar ibadah haji tahun ini di tengah perang yang memicu serangan ke wilayahnya sendiri. Ritual tahunan yang menarik jutaan umat Muslim ke Kota Mekkah itu berlangsung pada 25–29 Mei dengan sekitar 1,5 juta jamaah diperkirakan hadir. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah jamaah berkisar antara 1,7 hingga 1,8 juta orang, menjadikannya salah satu pertemuan manusia terbesar di dunia.
Para sejarawan mencatat, selama lebih dari 14 abad, ibadah haji hanya sekitar 40 kali dibatalkan atau dibatasi—terakhir kali pada masa pandemi COVID-19 tahun 2020. Mengelola lebih dari satu juta jamaah yang menjalankan ritual serupa dalam waktu kurang dari sepekan selalu menjadi tantangan logistik besar. Pemerintah Saudi harus mengatur kuota melalui sistem undian tiket bagi jamaah internasional, pengamanan lokasi ibadah, penerbangan, akomodasi, distribusi makanan dan air, hingga layanan kesehatan—semuanya di tengah suhu ekstrem yang pada masa lalu pernah memakan korban jiwa.
Tahun ini, situasi menjadi lebih rumit akibat perang Iran yang meletus pada akhir Februari setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran. Teheran kemudian membalas dengan menargetkan negara-negara Teluk serta Israel. Meski gencatan senjata kini berlaku, kestabilannya masih dipertanyakan. Pekan lalu, Arab Saudi mengklaim berhasil mencegat tiga drone yang diduga diluncurkan milisi pro-Iran dari Irak. Tahun 2026 juga menjadi pertama kalinya pemerintah Amerika Serikat meminta warganya mempertimbangkan kembali keberangkatan haji. Washington mencatat bahwa pegawai pemerintah AS non-darurat telah diperintahkan meninggalkan Arab Saudi sejak awal Maret. Jerman, Inggris, dan sejumlah negara Eropa lainnya turut mengeluarkan peringatan perjalanan, meminta warga menunda kunjungan ke Arab Saudi selama konflik berlangsung atau setidaknya memantau situasi secara ketat. Namun, menurut Dewan Sentral Muslim Jerman, para jamaah umumnya tidak terlalu terpengaruh situasi geopolitik. "Mereka termotivasi untuk menunaikan kewajiban agama,” kata juru bicara organisasi itu kepada DW. "Bagi mereka, ini jauh lebih dari sekadar perjalanan biasa.”
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/288e599706.html
Artikel Terkait
Dewi Rezer Borong Tas Mewah Sitaan Korupsi di BPA Fair
PropertiSaira Nisar Ali mengaku penasaran dengan bazar barang sitaan yang viral di TikTok. "Aku penasaran aja....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
PropertiDewa menyatakan sanksi disiplin terhadap enam oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) telah diputuskan oleh Baperjakat yang diketuai Sekda. Pernyataan itu disampaikan di sela-sela peringatan hari jadi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Gedung DPRD Sumsel pada Senin (18/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSiswi SMAN 1 Pontianak Protes Juri LCC MPR, Ini Sosoknya
PropertiOcha, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak, menjadi viral setelah berani memprotes keputusan dewan juri yang menyatakan jawabannya salah dalam sesi rebutan soal mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Keberaniannya justru menuai apresiasi luas, termasuk dari anggota DPR RI, M....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Jalan Amolame, dari Lumpur Menuju Harapan Warga
- OPM Klaim Bunuh 8 Aparat, TNI Bantah Korban Warga Sipil
- Prakiraan Cuaca Sumatra: Hujan Petir di Bengkulu dan Kepri
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada
Artikel Terbaru
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Patricia Telepon Keluarga dan Bagikan Lokasi Sebelum Tewas Terbakar
Ibunda As'ad Aras Akui Firasat Buruk Sebelum Penangkapan
Hendra Pencuri Motor Ditangkap Polisi Usai Akad Nikah
Bang Madit Islam KTP Ingin Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
Tabrak Lari Denpasar: Mr X Tewas Dilindas Tiga Mobil
Tautan Sahabat
- Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan