Lokasi: Teknologi >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Teknologi4466 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/952f2295n.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
TeknologiLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
TeknologiWabah virus Hanta yang langka dan mematikan terjadi di sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, memicu respons darurat kesehatan global yang melibatkan 12 negara. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebutkan wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kondisi sejumlah pasien memburuk dengan cepat hingga menyebabkan kematian....
Baca SelengkapnyaPCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
TeknologiLebih dari 50 organisasi pasien dan profesional, termasuk Endocrine Society, mendukung upaya perubahan nama Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menjadi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS). Upaya ini merupakan hasil kolaborasi internasional selama 14 tahun antara peneliti, dokter, dan penyintas kondisi tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Artikel Terbaru
Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Tautan Sahabat
- Kontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
- Polwan Maluku Digerebek, Propam Usut Dugaan Selingkuh
- Sertu MD Buronan Pencabulan Anak SD Ditangkap Saat Lari ke Hutan
- Polisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
- Polda Jambi Musnahkan Sabu 20 Kg dan Ekstasi Rp 26 Miliar
- Prakiraan Cuaca Banyumas: Hujan Ringan Kamis Ini
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dimulai Jelang Kongres Banten
- Syahri Akui Main Game Online Saat Rapat DPRD Jember
- Jumhur Hidayat Ingatkan Ancaman Iklim dan Degradasi Lahan