Lokasi: Kesehatan >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Kesehatan32 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8wsz2lt97.html
Artikel Terkait
Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
KesehatanIndonesia mengecam keras kelumpuhan sistem multilateral global yang dinilai sudah tidak bertaji dan justru menjadi korban pelanggaran oleh negara-negara berpengaruh. Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, menyampaikan kritik tajam tersebut dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
Baca SelengkapnyaPromo Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Sania 1L Rp21.600
KesehatanPolri menetapkan Fadli Zon sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama terkait cuitannya di media sosial. Kadiv Humas Polri Irjen Pol....
Baca SelengkapnyaRupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
KesehatanNilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah 114 poin ke level Rp17. 528 dari penutupan sebelumnya di Rp17....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Leo/Daniel Juara Thailand Open, Pelatih Peringatkan Konsistensi
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
Artikel Terbaru
Super El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
Tautan Sahabat
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
- Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
- Jepang Patroli Siber Lacak Warga Asing Ilegal
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
- Iran Tinjau Proposal Damai AS, Trump Beri Tenggat Waktu
- Pemerintah Minta Bantuan BoP Bebaskan 9 WNI Ditahan Israel