Lokasi: Otomotif >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Otomotif95 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8thyyk651.html
Artikel Terkait
PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Kickoff
OtomotifParis Saint-Germain (PSG) merayakan gelar juara Ligue 1 dengan sederhana di stadion lawan, di hadapan sekitar 1. 000 pendukung....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKPK Periksa Dua Bos Perusahaan Terkait Kredit Macet LPEI
OtomotifPenyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua saksi secara kooperatif untuk melengkapi alat bukti dalam kasus dugaan korupsi pembiayaan ekspor yang merugikan negara hingga Rp11,7 triliun. Dalam pemeriksaan itu, saksi dimintai keterangan mengenai dugaan pembiayaan bermasalah di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang berujung gagal bayar dan menyebabkan kerugian besar....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPrabowo Panggil Mantan Pejabat Bahas Pengalaman Krisis
OtomotifMantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah, Mantan Kepala Bappenas Paskah Suzeta, dan Mantan Wakil Kepala Bappenas Lukita Dinarsyah Tuwo turut hadir dalam forum diskusi tersebut. "Ya, dia sharing pengetahuan gimana waktu mengalami ada krisis 2007-2008 dan sebelum-sebelumnya....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 10 Pendulang Tewas di Papua, Diduga Dibunuh KKB
- IDAI Buka Suara soal Susu Formula untuk BGN
- Lowongan Kerja Pamapersada Nusantara untuk Lulusan D4/S1
- Anggota TNI-Polri Aktif Dilarang Jadi Komisioner Komnas HAM
- Bojan Hodak Antar Persib ke Ambang Hattrick Juara
- Keluarga Ilham Pradipta Kecewa Tuntutan 4-12 Tahun TNI
Artikel Terbaru
Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
Prabowo soal Dolar: Politisi Gerindra Sebut Motivasi untuk Desa
Kekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan
Prabowo Target Rupiah Maksimal Rp17.500 di 2027
Kontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
Pemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar
Tautan Sahabat
- Pidato Prabowo Realistis, Pasar Tenang, Rupiah Menguat
- Biaya Jual Mahal di Marketplace Keluhkan Pelaku UMKM
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- Aplikator Ojol Dapat Komisi 8 Persen dari Ekosistem Digital
- Mendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
- Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- IHSG Anjlok 2 Persen ke Level 5.969
- Multistrada Cabut PHK 103 Buruh Usai Mediasi
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah