Lokasi: Travel >>
Cara Baca Hasil Nilai TKA SD SMP 24 Mei 2026
Travel6265 Dilihat
RingkasanMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aan-TKA-di-di-SMP-Negeri-2-Cu.jpg)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah,pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh.
“TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah,” jelas Abdul Mu’ti. Asesmen ini dirancang sebagai alat pemetaan pendidikan nasional dengan tiga fungsi utama, yakni assessment of learning untuk memotret capaian belajar, assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran, dan assessment as learning yang menjadi bagian dari evaluasi pendidikan secara komprehensif.
Ujian digelar secara bertahap dalam empat gelombang dengan empat sesi di setiap gelombang, sehingga total terdapat 16 sesi ujian. Satuan pendidikan nonformal melaksanakan satu gelombang yang terdiri dari empat sesi ujian dengan pengawasan silang antar sekolah dan pemantauan. Penilaian TKA menggunakan pendekatan analisis respons yang mempertimbangkan tingkat kesulitan soal dan karakteristik jawaban peserta. Setiap jawaban siswa dianalisis pada tiap mata uji, lalu diolah menjadi skor akhir utuh untuk memetakan kemampuan akademik secara lebih adil dan informatif. Hasil nilai nantinya akan dilengkapi deskripsi capaian kompetensi peserta didik, dengan data yang diproses secara statistik untuk pemetaan kemampuan siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8piphk2kp.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
TravelErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
【Travel】
Baca SelengkapnyaHipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
TravelPeningkatan kasus penyakit jantung pada anak muda menjadi alarm serius bagi Indonesia. Para ahli medis mengungkapkan lonjakan ini berkaitan erat dengan buruknya pola hidup masyarakat modern saat ini....
【Travel】
Baca SelengkapnyaProtein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
TravelDosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dr. Yulia Afrina Nasution, M....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Ditjen Imigrasi Usulkan Kantor Imigrasi di Toraja Utara
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Tautan Sahabat
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- Waspada Penipuan Digital Berbasis AI Kian Marak
- OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- Defisit APBN 2026 Tembus Rp164,4 Triliun per April
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor