Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita961 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8oonbcoxy.html
Artikel Terkait
WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
BeritaPresiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendatangi langsung lokasi serangan dan meletakkan mawar merah di reruntuhan gedung pada hari ke-1. 543 perang Rusia-Ukraina, Sabtu (16/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTrump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
BeritaIran menyebut proposal gencatan senjata terbaru dari AS sebagai "dokumen sampah" dan menegaskan bahwa situasi saat ini berada pada titik terlemah. Pada Minggu (10/5/2026), Teheran merilis tanggapan resmi yang menuntut penghentian perang di seluruh front, termasuk di Lebanon, di mana Israel sebagai sekutu AS masih bertempur melawan pejuang Hizbullah yang didukung Iran....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKTT Trump-Xi tanpa wanita menuai kritik maskulin
BeritaPertemuan bilateral antara dua ekonomi terbesar dunia, Amerika Serikat dan China, pada Kamis (14/5/2026) menuai kritik tajam karena tidak melibatkan satu pun perempuan dalam meja perundingan. Ekonom sekaligus mantan Direktur Pelaksana IMF, Gita Gopinath, menyebut fenomena ini sebagai gambaran berakhirnya meritokrasi dalam unggahan media sosialnya yang membagikan foto pertemuan tersebut....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
- Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
- Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
- NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
Artikel Terbaru
Carrick Dekati Status Manajer Tetap MU Usai Bawa ke UCL
Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
Polisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
Tautan Sahabat
- Peserta PBI Rasakan Manfaat Program JKN Tanpa Khawatir Biaya
- Polisi Diminta Tembak Begal di Tempat, Indonesia Darurat
- Prabowo Ungkap Menteri Laporkan Pemenang Tender 'Orang' PDIP
- Dokter Tifa Kritik UGM Soal Transparansi Ijazah Jokowi
- Brigjen Arif Budiman Resmi Jabat Kapolda Maluku Utara
- FPN Desak Prabowo Bebaskan Jurnalis Ditangkap Israel
- Jaksa KPK Hadirkan Eks Pimpinan PN Depok di Sidang Suap
- Rupiah Tembus Rp 17.845, DPR Cecar Gubernur BI
- Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
- Prabowo Langsung Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Pertama dalam Sejarah