Lokasi: Properti >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Properti9978 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/84d08eoxi.html
Sebelumnya: Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Berikutnya: Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
Artikel Terkait
Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
PropertiPabrikan sepeda motor asal Jepang, Honda, mengajukan paten untuk teknologi kopling baru pada motor listrik yang dirancang untuk ajang kompetisi motorcross. Paten tersebut mengacu pada CR Electric Proto milik Honda dan menyoroti tuas kopling yang dipasang di setang kiri, meskipun motor tersebut sepenuhnya listrik....
【Properti】
Baca SelengkapnyaBPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
PropertiMahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang pengujian Undang-Undang Telekomunikasi terkait polemik tarif layanan, dengan agenda mendengar keterangan dari pihak terkait yakni Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dalam perkara nomor 273/PUU-XXIII/2025 dan 33/PUU-XXIV/2026. Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, Heru, menyatakan dalam sidang bahwa norma Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 pada dasarnya diperlukan sebagai dasar hukum pengaturan tarif telekomunikasi....
【Properti】
Baca SelengkapnyaBTN Cetak Laba Rp1,16 Triliun, Tumbuh 55,8 Persen
PropertiBTN mencatat pertumbuhan laba bersih hingga April 2026 yang didorong oleh penguatan fundamental bisnis, efisiensi biaya dana, dan pengelolaan kualitas aset yang semakin baik. Pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) perseroan mencapai Rp 4,67 triliun, tumbuh 10,35 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,23 triliun....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Harry Kane Targetkan Juara Piala Dunia 2026
- Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh, Rakyat Makin Miskin
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Prakiraan Cuaca Sulsel 19 Mei 2026: Mayoritas Hujan
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
Artikel Terbaru
Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
GMFI Target Pendapatan Rp9,5 Triliun dan Laba Rp617,7 M di 2026
Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
Pertamina Optimalkan Jalur Laut Jaga Pasokan BBM
Paula Verhoeven Pamer KTP Baru, Singgung Status Jodoh
Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
Tautan Sahabat
- Warga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
- BMKG: Jakarta Berawan, Depok Hujan Jumat 22 Mei 2026
- Polisi Gagalkan Balap Liar dan Pesta Miras di Tangsel
- Brimob Gagalkan Tawuran di 3 Lokasi, 18 Pemuda Diamankan
- 480 Polisi Amankan HUT GRIB Jaya Ke-15 di GBK
- Pramono Klaim Jakarta Kota Teraman Nomor Dua ASEAN
- Polisi Usut Model Diduga Dibegal Usai Pemotretan
- ART di Bekasi Ditangkap Curi Perhiasan Majikan karena Uang Gaib
- Pemuda Bonceng Tiga Tabrak Tiang Demi Kabur dari Kejar Massa
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Tewas Terbakar