Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Hikmah3548 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7zc96cpi4.html
Artikel Terkait
Serial Every Year After Tayang 10 Juni 2026 Adaptasi Novel
HikmahSerial Amazon Original Every Year After diadaptasi dari novel Every Summer After karya Carley Fortune yang bertahan selama 16 minggu dalam daftar New York Times Bestseller. Novel tersebut telah terjual lebih dari satu juta kopi di seluruh dunia dan tagar bukunya ditonton lebih dari 81,4 juta kali di TikTok....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMenkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
HikmahPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaHantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
HikmahMasyarakat sulit mengenali infeksi virus hanta karena gejala penyakit ini sangat mirip dengan flu, demam berdarah, dan pneumonia yang lebih umum di Indonesia. Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), mengungkapkan banyak pasien awalnya hanya mengeluhkan gejala ringan....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Syifa Hadju Sebut Soleil Bayi Tercantik yang Pernah Dilihat
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Artikel Terbaru
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Rindu Tak Pasti
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Papua Barat: Pegunungan Arfak Hujan Ringan
- Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
- Prakiraan Cuaca Ternate Rabu, 20 Mei 2026: Hujan Ringan
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
- Prakiraan Cuaca Cirebon: Hujan Malam Hari Senin
- Vasko Ruseimy Alami Luka Kecelakaan di Solok Selatan
- Mahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
- Kiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
- Polisi Tewas Tabrak Truk Parkir Rusak di Konawe
- KKP Sespimmen Polri Bahas Strategi Kepemimpinan Global di Mataram