Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Pendidikan89 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7vjhr6rop.html
Artikel Terkait
Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
PendidikanVietnam berhasil lolos ke fase gugur Piala Asia U17 2026 dengan cara heroik setelah mengalahkan Yaman 0-1 di laga pembuka pada Kamis (7/5/2026) pekan lalu. Tim asuhan pelatih Cristiano Roland sebenarnya bisa mengamankan tiket ke 8 besar lebih awal di matchday kedua, tetapi 10 menit terakhir babak kedua melawan Korea Selatan menjadi neraka bagi Vietnam karena kebobolan empat gol....
Baca SelengkapnyaHantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
PendidikanHantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus, dan dapat menyebabkan dua sindrom utama pada manusia. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr Rio Yansen Cikutra, menjelaskan penularan virus ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan tikus atau sarangnya, menyentuh permukaan terkontaminasi lalu menyentuh hidung, mata, atau mulut, hingga gigitan tikus....
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
PendidikanPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Pembubaran Film 'Pesta Babi' Dinilai Tutupi Ketidakadilan Papua
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Artikel Terbaru
Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Bang Madit Islam KTP Ingin Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Tautan Sahabat
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup