Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup94 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7rbglmqgh.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Berikutnya: Alyssa Daguise Murka Nama Putrinya Jadi Candaan
Artikel Terkait
Warung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
Gaya HidupPurwanto selaku pihak terkait menyatakan akan mengecek terlebih dahulu viralnya tarif AC sebesar Rp3. 000 per orang yang dibebankan kepada pembeli di sebuah warung makan....
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Gaya HidupDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Gaya HidupDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menggambar Bahasa Emosi Anak, Orang Tua Jangan Menghakimi
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026, Hujan Malam
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Artikel Terbaru
Alvaro Arbeloa Hengkang dari Real Madrid, Mourinho Dikabarkan Gantikan
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Ayu Aulia Tulis Kalimat Bijak Usai Dihujat Pengakuan Hubungan Pejabat R
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Tautan Sahabat
- David Franico Pimpin PERBASASI DKI, Target PON XXII
- Kejutan Ubed, Nasib Berlawanan Leo/Daniel di Malaysia Masters
- Malaysia Masters 2026: Chen Yu Fei Buka Semifinal, Indonesia Absen
- Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
- Leo/Daniel Tumbang di Malaysia Masters 2026
- Ducati Coba Bangkit di MotoGP Catalunya 2026, Jumat
- Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026 Cegah Tawuran
- JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
- FIBA Tunjuk XTB sebagai Sponsor Global Piala Dunia Basket
- Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026