Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hikmah81518 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7knvctspb.html
Artikel Terkait
Pinkan Mambo Ratusan Kali Minta Cerai, Akhirnya Balikan
HikmahMantan personel Ratu, Pinkan Mambo, mengaku telah meminta pisah dari sang suami, Arya Satria, hingga ratusan kali. Baginya, keinginan mengakhiri hubungan di tengah konflik merupakan dinamika wajar dalam sebuah pernikahan....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
HikmahRumah sakit swasta dan pemerintah mulai meningkatkan investasi pada teknologi pencitraan medis Magnetic Resonance Imaging (MRI) berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini menghasilkan kualitas gambar lebih detail dan waktu pemeriksaan lebih efisien....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
HikmahRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Polisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Artikel Terbaru
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Tautan Sahabat
- Prabowo Terbitkan PP BUMN Ekspor Tunggal Berantas Underinvoicing
- Prabowo Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 pada 2027
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- Kebutuhan Energi Primer Diproyeksi Tumbuh 5 Persen per Tahun
- Gaji Ke-13 Pensiunan ASN Cair 2 Juni 2026
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi
- Argi Gumilar Bangkit dari Pandemi Berkat KUR BRI
- Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
- Dirut Bulog Tegur Pimpinan DKI-Banten soal Minyakita Langka