Lokasi: Pendidikan >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Pendidikan67 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6vfdvx230.html
Artikel Terkait
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
PendidikanPT Digital Sumber Sejahtera Motor resmi bertransformasi dari DSS Motor menjadi Mobix, identitas baru dalam bisnis mobil bekas atau mobkas. Mobix merupakan perusahaan hasil kolaborasi diler besar Mitsubishi yang fokus menyediakan unit mobil bekas bersertifikat dengan layanan jual komprehensif dan paket pembayaran fleksibel....
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
PendidikanBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
Baca SelengkapnyaMoya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
PendidikanMoya-moya, penyakit langka yang namanya unik dan berasal dari bahasa Jepang yang berarti "kepulan asap", bisa memicu stroke pada orang muda yang tampak sehat tanpa faktor risiko. dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Artikel Terbaru
Pelatih Borneo FC Harap Persijap Kalahkan Persib
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Tautan Sahabat
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola