Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita132 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6maozvc85.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
BeritaLagu All Too Well menjadi bagian dari album studio keempat Taylor Swift yang bertajuk Red. Big Machine Records merilis album tersebut pada 22 Oktober 2012....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
BeritaPemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
BeritaPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alvaro Arbeloa Hengkang dari Real Madrid, Mourinho Dikabarkan Gantikan
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Artikel Terbaru
Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
Kasat Narkoba Kukar dan Brigadir Sniper Terjerat Narkoba
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Tautan Sahabat
- Iran Tinjau Proposal Damai AS, Trump Beri Tenggat Waktu
- Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak
- Super El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Putin dan Xi Jinping Bertemu di Beijing
- PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS