Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Teknologi72 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/67od1bydc.html
Artikel Terkait
Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
TeknologiPolisi Yogyakarta mengevakuasi 11 bayi dari sebuah rumah kontrakan di Dusun Wonokerso, Padukuhan Randu, Kelurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Rumah tersebut dikontrak oleh seorang perempuan berinisial ORP yang diduga menjalankan praktik penampungan bayi hasil hubungan di luar nikah....
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
TeknologiPengrajin tahu dan tempe mulai kesulitan menyiasati lonjakan harga kedelai yang dipicu depresiasi rupiah, kata Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Eric Hermawan. "Di tingkat akar rumput, perajin komoditas pangan seperti tahu dan tempe sudah mulai kelabakan menyiasati harga kedelai domestik yang melambung jauh di atas harga internasional," ujar Eric kepada wartawan, Senin (18/5/2026)....
Baca SelengkapnyaEkonomi Kreatif Dorong Pertumbuhan Baru Berbasis Daerah
TeknologiRestog Krisna Kusuma menyatakan seluruh daerah di Indonesia diharapkan mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan inovasi kreatif berbasis potensi lokal. "Hari ini ekonomi kreatif bukan sekadar alternatif, tetapi sudah menjadi new engine of growth yang didorong dari daerah....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- IHSG Kembali Merosot, Tinggalkan Level 6.300
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Kemenperin Libatkan Peritel Buka Akses Pasar IKM Lokal
Artikel Terbaru
Jorge Jesus Tinggalkan Al Nassr, Ronaldo Dapat Pelatih Baru?
Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
Menperin: Kawasan Industri Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
Tautan Sahabat
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang