Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan5393 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6609vs59d.html
Artikel Terkait
AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
KesehatanPhoneArena melaporkan dalam artikel yang dipublikasikan pada 9 Mei 2026 bahwa salah satu frekuensi yang paling banyak dibahas untuk teknologi 6G adalah pita 7GHz. Frekuensi ini sebelumnya direkomendasikan dalam white paper yang dirilis kelompok 5G Americas pada Oktober 2024....
Baca SelengkapnyaSerat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
KesehatanKesalahan umum dalam menjaga gula darah adalah hanya fokus mengurangi konsumsi gula, padahal peran serat sangat penting untuk memperlambat pelepasan glukosa ke aliran darah sehingga lonjakan gula darah lebih terkendali. Makanan tinggi serat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, mengurangi keinginan ngemil, serta menjaga sensitivitas insulin dan metabolisme tetap optimal....
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
KesehatanKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Artikel Terbaru
Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Tautan Sahabat
- Portugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Ronaldo Masuk
- Timnas Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
- Boikot Suporter Inter Miami, La Familia Hentikan Dukungan Messi
- Barcelona Incar Marcus Rashford dan Joao Cancelo
- Hadiah Juara Al Nassr Tak Sebanding Gaji Ronaldo
- Daftar Pemain Brasil Piala Dunia 2026, Neymar Comeback
- Liga Inggris Berpeluang Kirim 9 Wakil ke Eropa
- Penantian 22 Tahun Arsenal Berakhir, Arteta Samai Wenger
- Casemiro Andai Carrick Datang Lebih Awal ke MU
- Messi Kalahkan Tagihan Gaji 28 Klub MLS