Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis17 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/60d3et466.html
Artikel Terkait
Beckham Minta Persib Fokus Lawan Persijap demi Hattrick
BisnisPersib Bandung hanya butuh minimal satu poin saat menjamu PSM Makassar di Stadion GBLA pada Sabtu (23/5/2026) untuk memastikan gelar juara Liga 1 musim ini, setelah kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare membuat posisi Maung Bandung semakin kokoh di puncak klasemen. Jika sukses meraih poin penuh, Persib akan mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang juara tiga musim beruntun sejak era Perserikatan (1965-1971) yang dicetak oleh PSMS Medan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
BisnisKeluarga korban kasus pembunuhan anggota TNI menyatakan kekecewaan terhadap tuntutan yang dibacakan oditur di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Senin (18/5/2026). Edwin, perwakilan keluarga korban, mengungkapkan harapan agar ketiga terdakwa dihukum semaksimal mungkin....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaMenhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal
BisnisSjafrie Sjamsoeddin menegaskan keberadaan pasukan di tingkat kabupaten tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (19/5/2026)....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
- KPK Periksa Crazy Rich Semarang Heri Black Kasus Bea Cukai
- Megawati-Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
- KSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
- Mandalika Tunjuk Ananda Mikola Sebagai Direktur Utama
- Oegroseno: Tim Hukum Jokowi Harus Baca UU
Artikel Terbaru
10 Tim Basket SMA Berebut Tiket Asia Pasifik di Singapura
Laznas Dewan Dakwah Salurkan Kurban ke Afrika dan Palestina
Noel Ebenezer Nilai Tuntutan 5 Tahun Penjara Dipaksakan
Masyarakat Diajak Salurkan Kurban Tepat Sasaran di 3T
WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
Marsekal Muda Budhi Achmadi Beri Pesan di Pernikahan Perak
Tautan Sahabat
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
- 42 Pesawat AS Hancur, Termasuk F-15 dan F-35
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian