Lokasi: Gaya Hidup >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Gaya Hidup932 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5pg4htp55.html
Artikel Terkait
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Gaya HidupPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Gaya HidupKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Gaya HidupDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Como Siap Gebrak Eropa, Incar Kemenangan di Kandang
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Artikel Terbaru
Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Tautan Sahabat
- Bank BSN Raih Apresiasi Menteri PKP Kuasai Pasar KPR Subsidi Syariah
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura