Lokasi: Properti >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Properti9 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4xt15ubxp.html
Artikel Terkait
Manajemen Soroti Hilangnya Marko Simic usai Persija Gagal Juara
PropertiManajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko menyatakan kesiapannya mundur dari jabatan setelah tim gagal memenuhi target juara Liga 1 2023/2024. Ardhi menilai absennya sosok penyerang tajam atau goal getter menjadi masalah terbesar yang menghambat performa Macan Kemayoran musim ini....
【Properti】
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
PropertiDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
PropertiDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alyssa Daguise Kesakitan Melahirkan, Al Ghazali Bicara Trauma
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Babinsa Cabuli Anak SD di Konawe Selatan Ditangkap
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terbaru
Satu Tahanan Kejari OKU Kabur Ditangkap, Dua Diburu
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Kekasih Khawatir Ammar Zoni di Nusakambangan
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Tautan Sahabat
- Polisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
- Sertu MB Pelaku Pencabulan Bocah SD Akhirnya Tertangkap
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026, Hujan Malam
- Gempa M4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Prakiraan Cuaca Banyumas: 5 Kecamatan Hujan Ringan
- Oknum Anggota DPRD Temanggung Aniaya Wanita di Karaoke
- Ayah Tiri Rudapaksa Anak Kembar di Surabaya, Korban Hamil
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar Kamis Hujan Ringan
- Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
- 5 Spot Jogging Sore dan Kuliner Malam Hits di Solo