Lokasi: Teknologi >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Teknologi38484 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4tzdms7ih.html
Artikel Terkait
Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
TeknologiSyakir Daulay dikenal sebagai aktor, penyanyi, dan sutradara yang kerap membintangi film serta sinetron bernuansa religi. Naskah film ini ditulis oleh Jo Hyeon Suk dan Exan Zen....
Baca SelengkapnyaPetani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
TeknologiPetani asal Kabupaten Yangxian, Provinsi Shaanxi, bernama Ji Yaozhong (44), mengalami kecelakaan saat mengendarai truk berisi ribuan kilogram apel menuju Kabupaten Xianfeng, Provinsi Hubei pada 2 Mei lalu. Ia dilarikan ke Rumah Sakit Pengobatan Tradisional dan berhasil selamat, namun harus menjalani rehabilitasi jangka panjang....
Baca SelengkapnyaPutun Tunjuk Jenderal Tempur Pimpin Belgorod Gantikan Gubernur Mundur
TeknologiKremlin pada Rabu mengumumkan Presiden Vladimir Putin mengganti gubernur di dua wilayah Rusia. Kedua pejabat itu diketahui telah memimpin wilayah masing-masing selama operasi militer berlangsung....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dede Sunandar Talak Tiga Cerai dengan Karen Hertatum
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Menteri UMKM Salut SMAN 1 Pontianak soal Polemik LCC
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
Artikel Terbaru
Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
Tautan Sahabat
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi