Lokasi: Travel >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Travel16284 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4ibjp28c8.html
Artikel Terkait
China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
TravelPersaingan perdagangan global antara Amerika Serikat dan Tiongkok semakin sengit dengan kedua negara berlomba memperluas jaringan mitra dagang ke berbagai kawasan dunia, mulai dari Asia, Afrika, Eropa, hingga Amerika Latin. Di tengah ketegangan geopolitik dan perang tarif yang kerap memanas, muncul pertanyaan besar mengenai negara mana yang sebenarnya lebih banyak menjalin hubungan dagang dengan negara lain....
【Travel】
Baca SelengkapnyaIndonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
TravelEvita mengungkapkan sederet bukti yang menunjukkan Indonesia menjadi salah satu negara paling tahan terhadap krisis energi, di mana JPMorgan menilai Indonesia sebagai negara paling tahan krisis energi kedua setelah Afrika Selatan, di atas Tiongkok dan Amerika Serikat. Hal ini disampaikan Evita saat membacakan keynote speech di acara Indonesia IRF 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Sudirman, Jakarta, pada Senin (11/5/2026)....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
TravelDudung menyampaikan pernyataan tersebut saat menanggapi pertanyaan awak media di tengah kondisi nilai tukar rupiah yang terus merosot hingga menyentuh angka Rp 17. 600 per dolar Amerika Serikat....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lille Finis Peringkat 3, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Fabio Quartararo Utang Maaf ke Yamaha, MotoGP 2026
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
Artikel Terbaru
Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
Tautan Sahabat
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Kementan Pastikan Harga Ayam Stabil Rp19.500 per Kg
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo 13 Mei: Minyak Fortune Rp42.800
- Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri