Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Bisnis67117 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/47bsk5vtz.html
Artikel Terkait
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
BisnisMikroplastik telah ditemukan hampir di setiap ekosistem, mulai dari dasar laut hingga tundra Antartika, dan partikel kecil ini tidak hanya menumpuk di otak tetapi juga mampu melewati sawar darah-otak atau blood-brain barrier. Konsentrasi mikroplastik pada sampel tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun 2016, yang merupakan sisa dari masifnya produksi plastik global....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
BisnisPT Paragon Technology and Innovation atau ParagonCorp memperkuat transformasi riset dan pengembangannya melalui pengembangan Smart Lab 2. 0 yang mengintegrasikan kecerdasan buatan atau AI dalam proses inovasi produk....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaIndonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
BisnisPT Indonesia Belarus Jaya, perusahaan di bawah naungan Jaya Group, menandatangani nota kesepahaman bisnis atau MoU dengan sejumlah perusahaan asal Belarus senilai total Rp7 triliun untuk membuka pasar yang lebih kompetitif bagi kedua negara. CEO Jaya Group Tomy Suhartanto menegaskan bahwa pembentukan perusahaan tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan potensi unggulan kedua negara agar dapat saling diserap dan dimanfaatkan oleh pasar masing-masing....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ingin Segera Punya Anak
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
Artikel Terbaru
Purbaya Bela Ucapan Prabowo: Itu Hiburan Rakyat
ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
Tautan Sahabat
- Menteri ESDM Bahlil Pastikan Energi Nasional Aman
- Din Syamsuddin Kecam Penangkapan Jurnalis Republika oleh Israel
- Rupiah Tembus Rp 17.845, DPR Cecar Gubernur BI
- Noel Ebenezer Nilai Tuntutan 5 Tahun Penjara Dipaksakan
- Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Kasus K3
- Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Keutamaan Berkurban bagi Orang Beriman
- Wakil Ketua DPR Ingatkan Homeless Media Patuhi Kode Etik
- MA Tolak Kasasi Razman, Vonis 1,5 Tahun Pencemaran Hotman
- 6 Kesalahan Berkurban yang Wajib Dihindari
- 5 Dokter Laporkan Menkes Budi ke Polisi Soal Gelar Palsu