Lokasi: Kuliner >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Kuliner813 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3cchp7sxe.html
Sebelumnya: Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
Berikutnya: OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Artikel Terkait
Arsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
KulinerFinal Arsenal melawan PSG di Liga Champions tinggal dua pekan lagi, dan kedua tim sudah memulai persiapan sejak sekarang. Latihan khusus digelar untuk mengantisipasi ancaman lawan, dengan harapan masing-masing bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya di laga bersejarah tersebut....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
KulinerStudi terbaru dalam jurnal Science yang meneliti data dari 6. 500 orang berbagai usia mengungkap kabar baik khusus untuk perempuan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
KulinerPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Artikel Terbaru
Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Chelsea vs Manchester City Final Piala FA Penentuan Juara
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- KPK Panggil Muhadjir Effendy, Pemeriksaan Ditunda
- 50 Ucapan Ultah Romantis & Lucu untuk Pacar
- Dirut Terra Drone Minta Hukuman Ringan, Klaim Damai dengan Korban
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah
- Sidang Tuntutan 4 TNI Terdakwa Air Keras Andrie Yunus Besok
- Gus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
- 6 Kesalahan Berkurban yang Wajib Dihindari
- Dua Mantan Bos Pertamina Divonis 6 Tahun Penjara
- KBPP Polri Audiensi dengan Kapolri Bahas Munas VI 2026
- Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun