Lokasi: Teknologi >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Teknologi279 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/37vdqql7g.html
Artikel Terkait
Rekor Ronaldo Lawan Al Hilal Gagal Amankan Trofi Top Skor
TeknologiCristiano Ronaldo diharapkan menjadi jawaban kebutuhan Al Nassr untuk mencetak gol demi meraih kemenangan, namun rekor sang megabintang melawan Al Hilal kurang mentereng. Dalam sembilan pertemuan di berbagai ajang, pemain berusia 41 tahun itu hanya berhasil menggelontorkan empat gol....
Baca Selengkapnya41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
TeknologiHantavirus, yang termasuk dalam genus Orthohantavirus, famili Hantaviridae, dan ordo Bunyavirales, dapat menyebabkan penyakit serius dengan tingkat kematian mencapai 30 persen atau lebih. Mengutip publikasi bersama oleh The Center for Food Security & Public Health (CFSPH), Institute for International Cooperation in Animal Biologics (IICAB), Iowa State University, World Organisation for Animal Health, dan USDA yang diterbitkan pada 2018, hingga tahun 2017 terdapat 41 spesies hantavirus yang teridentifikasi....
Baca SelengkapnyaEkonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
TeknologiProduk domestik bruto (PDB) Israel mengalami kontraksi 3,3 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026, menurut data terbaru Biro Pusat Statistik Israel. Angka tersebut menandai kemunduran ekonomi pertama Israel setelah sebelumnya sempat diperkirakan akan mengalami pemulihan kuat pascaperang Gaza....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Pengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Artikel Terbaru
PDIP Minta Gibran Berkantor di IKN Agar Tak Mangkrak
Donasi Orangutan Indonesia-Jepang Tembus Rp1,1 Miliar
Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Global Sumud Nusantara dan Flotilla Ditangkap Israel
Tautan Sahabat
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
- Danantara Pertimbangkan Tambah Saham di GoTo
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
- Pernyataan Prabowo soal Dolar Dinilai Menyesatkan dan Menggelikan
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa