Lokasi: Gaya Hidup >>
Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
Gaya Hidup44792 Dilihat
RingkasanFA ditemukan tergeletak di rumahnya pada Kamis (7/5/2026) dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Pihak keluarga meminta proses ekshumasi atau pembongkaran makam karena kematian FA dianggap tidak wajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siak11111233.jpg)
FA ditemukan tergeletak di rumahnya pada Kamis (7/5/2026) dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Pihak keluarga meminta proses ekshumasi atau pembongkaran makam karena kematian FA dianggap tidak wajar. Dalam proses pemeriksaan, SAS mengakui perbuatannya telah menyiksa korban menggunakan gagang sapu.
Pelaku dan ayah kandung korban merupakan perantau asal Sumatra Utara. Mereka baru dua tahun mengontrak rumah di Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Penghulu Kampung Kerinci Kiri. Ali Kasim mengatakan pelaku tinggal di sana. "Memang mereka ini perantau dari Sumatra Utara. KTP-nya masih Sumut semua," bebernya, Senin (11/5/2026), dikutip dari keterangan resmi. Suami pelaku bekerja sebagai tukang bangunan hingga petani, sedangkan pelaku merawat anak di rumah sambil sesekali membantu pekerjaan suami.
Berdasarkan kesaksian tetangga, aksi penganiayaan sudah dilakukan SAS berulang kali. "Ada cerita dari warga, anak ini pernah lari malam-malam dan ditemukan di rumah tetangga. Waktu ditanya kenapa lari, katanya takut dimarahi," sambungnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/31f899960.html
Artikel Terkait
Persib vs PSM di Super League Pekan 33 Penentu Juara
Gaya HidupPersib Bandung dipastikan tampil tanpa Federico Barba dan Luciano Guaycochea alias Lucho saat menghadapi laga krusial, namun Pelatih Bojan Hodak menegaskan timnya memiliki kedalaman skuad yang memadai. Di lini tengah yang ditinggalkan Lucho, tersedia sejumlah opsi seperti Marc Klok, Adam Alis, hingga Berguinho jika diinginkan pelatih....
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Gaya Hidupdr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Gaya HidupDr. dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wardatina Mawa Bersyukur Setelah Berpisah dari Insanul Fahmi
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Ibunda Alyssa Daguise Cerita Dampingi Persalinan Normal
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Artikel Terbaru
Sembilan Tera Curhat Perasaan Lewat Mini Album Sementara Itu
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Tautan Sahabat
- Sterling Gagal di Arsenal, Karier di Ujung Tanduk.
- Skenario Persis Solo Bertahan: Madura United Dilarang Menang
- Arne Slot Pastikan Tetap Latih Liverpool Musim Depan
- Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina
- Cristiano Ronaldo 4 Gol Dekati Rekor, Al Hilal Tertekan
- Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
- Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
- Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
- Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
- Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda