Lokasi: Teknologi >>

Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun

Teknologi6157 Dilihat

RingkasanPejabat Pentagon menghadapi sorotan tajam dari anggota Kongres dalam sidang di Capitol Hill pekan lalu, memunculkan kekhawatiran bipartisan terkait menipisnya persediaan amunisi strategis AS akibat keterlibatan dalam konflik global. Pemerintah AS mengajukan dana sebesar 70,5 miliar dolar AS untuk pengadaan amunisi bernilai tinggi, naik drastis hingga 188 persen dibandingkan permintaan tahun sebelumnya....

Persediaan Senjata AS Menipis,<strong></strong> Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun

Pejabat Pentagon menghadapi sorotan tajam dari anggota Kongres dalam sidang di Capitol Hill pekan lalu, memunculkan kekhawatiran bipartisan terkait menipisnya persediaan amunisi strategis AS akibat keterlibatan dalam konflik global. Pemerintah AS mengajukan dana sebesar 70,5 miliar dolar AS untuk pengadaan amunisi bernilai tinggi, naik drastis hingga 188 persen dibandingkan permintaan tahun sebelumnya. Namun, analis dan anggota parlemen menilai peningkatan anggaran semata tidak akan menyelesaikan akar persoalan krisis persenjataan yang kini dihadapi Washington, mengutip Al Mayadeen, Senin (18/5/2026).

Menurut laporan Responsible Statecraft, akar masalah berasal dari kebijakan pemerintah dan Kongres yang terlalu agresif menggunakan persediaan senjata nasional tanpa pengendalian jangka panjang. Salah satu instrumen yang disorot adalah Presidential Drawdown Authority (PDA), mekanisme darurat yang memungkinkan presiden mengirim persenjataan langsung dari stok militer AS ke negara mitra. Sebelum 2021, batas tahunan PDA hanya 100 juta dolar AS, namun sejak perang Ukraina pecah, Kongres beberapa kali menaikkan batas tersebut hingga mencapai 14,5 miliar dolar AS untuk mendukung Kiev.

Kebijakan itu dinilai mempercepat pengurasan cadangan senjata Amerika dan memperlihatkan rapuhnya kesiapan logistik militer AS menghadapi konflik berkepanjangan. Para anggota parlemen dari kedua partai menyatakan kekhawatiran bahwa AS tidak memiliki strategi yang memadai untuk mengisi kembali stok amunisi sambil terus memasok sekutu di berbagai medan perang global.

Tags:

Artikel Terkait