Lokasi: Hikmah >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Hikmah63 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2omqs3bgf.html
Artikel Terkait
Alex Marquez Alami Kecelakaan Motor Salto di MotoGP Catalunya
HikmahInsiden kecelakaan beruntun mewarnai MotoGP setelah Pedro Acosta melambat saat akan memasuki tikungan 10. Motor RC-16 miliknya yang berada di posisi tengah lintasan kesulitan menghindar karena kehilangan tenaga....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
HikmahDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMenkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
HikmahPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Jannik Sinner, Djokovic, Zverev Raih Keuntungan di Roland Garros 2026
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Artikel Terbaru
Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Tautan Sahabat
- Dokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
- Pemuda Tewas di Biliar Jakbar Saat Lindungi Pacar
- Hercules Aniaya Anak Ahmad Bahar, Dilaporkan ke Polisi
- Warga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
- Polda Metro Tangkap Empat WNA dan Satu WNI Pengedar Narkotika
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
- KPK Telusuri Aliran Uang Eks Pimpinan PN Depok
- Tampang Taufik Gembel, Begal Sadis Palmerah Ditangkap
- Polda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol Jakbar