Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Teknologi66457 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2hpcmdgb3.html
Artikel Terkait
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahirkan Dua Juara Baru
TeknologiTurnamen sepak bola putri usia dini di Lapangan Bogowonto dan Lapangan Bola Jala Krida, Surabaya, melahirkan dua juara baru, yakni SDN Pacarkeling V/186 B di kategori KU 12 dan SDN Manukan Kulon di kategori KU 10. Partai final KU 12 mempertemukan SDN Pacarkeling V/186 B melawan SDN Manukan Kulon dengan pertandingan sengit hingga adu penalti....
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
TeknologiDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
Baca SelengkapnyaKemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
TeknologiPemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Megawati Bela Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026/2027
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Artikel Terbaru
Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Herdman Ubah Status Underdog Timnas Jadi Peluang
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Tautan Sahabat
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh, Rakyat Makin Miskin
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat