Lokasi: Kuliner >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Kuliner513 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2ggb6xtkb.html
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
KulinerData dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat jumlah total kasus kekerasan pada periode Januari-Oktober 2025 mencapai 25. 180 kasus, dengan 26....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPemerintah Minta Bantuan BoP Bebaskan 9 WNI Ditahan Israel
KulinerMenteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan pemerintah telah mengaktifkan jalur diplomasi multilateral serta komunikasi dengan sejumlah negara di kawasan untuk memastikan kondisi para Warga Negara Indonesia (WNI). Sugiono mengonfirmasi keterlibatan Kementerian Luar Negeri RI dan menginstruksikan perwakilan untuk berkomunikasi dengan otoritas setempat....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya42 Pesawat AS Hancur Termasuk F-15 dan Drone MQ-9
KulinerPresiden AS Donald Trump sebelumnya pada Rabu (20/5/2026) menyatakan bahwa pembicaraan kedua negara berada di “ambang batas” antara tercapainya kesepakatan atau dimulainya serangan baru. “Percayalah, ini tepat di ambang batas,” ujar Trump kepada wartawan....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 2 Anggota TPNPB Tewas Baku Tembak dengan Aparat di Dekai
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- Putin dan Xi Jinping Bertemu di Beijing
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- Hendra Pencuri Motor Ditangkap Polisi Usai Akad Nikah
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
Artikel Terbaru
Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
Jepang Patroli Siber Lacak Warga Asing Ilegal
ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
Perang Iran Dorong Jerman Mendekat ke Negara Teluk
Tautan Sahabat
- Waspada Hujan Lebat di Buleleng dan Klungkung, Kamis
- Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
- Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
- Prakiraan Cuaca Sorong: Sebagian Berawan, Hujan Ringan
- Kiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
- Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
- PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik Total Pekanbaru
- Prakiraan Cuaca Sulbar 21 Mei: Mamuju Berawan, Mamasa Hujan
- Prakiraan Cuaca Banyumas 18 Mei 2026, Lima Kecamatan Diguyur Hujan
- Dendam Pemicu, Pelaku Pembakar Mobil Kades Hoho Ditangkap