Lokasi: Bisnis >>
Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
Bisnis9429 Dilihat
RingkasanRumah bersejarah milik Prof. Dr....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rumah-pahlawan-dr-Sardjito-di-Yogyakarta-dijual.jpg)
Rumah bersejarah milik Prof. Dr. dr. Sardjito, rektor pertama Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional pada 8 November 2019, akan dijual oleh ahli waris untuk menghindari potensi perpecahan keluarga di masa depan. Bangunan warisan budaya itu memiliki luas 800 meter persegi dan berdiri di atas tanah seluas sekitar 1.000 meter persegi. Budhi Santoso, adik bungsu Soeko Emmi (istri Prof. Sardjito), menyampaikan keputusan berat tersebut kepada para ahli waris dan mereka setuju untuk melepas aset berharga itu.
"Dengan berat hati saya sampaikan kepada para ahli waris, dan mereka setuju kalau ini dilepas. Saya berharap yang membeli adalah orang terbaik," ujar Budhi Santoso saat ditemui di lokasi, Rabu (13/5/2026). Budhi dipercaya mengelola rumah tersebut sejak 1980. Ia menceritakan bahwa Bu Sardjito memiliki seorang putra tunggal bernama Pek Poedjioetomo yang sering ke luar negeri, sehingga rumah itu kerap kosong dan ia ditugaskan menemani Ibu Sardjito saat berusia 24 tahun.
Kisah hidup Prof. Dr. dr. Sardjito memiliki nilai perjuangan yang penuh inspirasi hingga ia dinobatkan menjadi pahlawan nasional. Penjualan rumah bersejarah ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keharmonisan keluarga di masa mendatang. "Akhirnya saya diberi tugas suruh menemani Ibu Sardjito. Waktu itu saya usianya 24 tahun mungkin," kata Budhi Santoso saat ditemui, Rabu.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/15a899976.html
Artikel Terkait
Casemiro Andai Carrick Datang Lebih Awal ke MU
BisnisManchester United menaklukkan Nottingham Forest dengan skor tipis 3-2 dalam laga yang berlangsung di Old Trafford. Pertandingan ini menjadi momen perpisahan yang mengharukan bagi gelandang asal Brasil, yang telah mengabdi selama 4 tahun dari 2022 hingga 2026 bersama Setan Merah....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaProses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang
BisnisSidang kasus sengketa kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali digelar setelah majelis hakim menolak eksepsi yang diajukan pihak tergugat. Dalam persidangan tersebut, pihak penggugat menghadirkan mantan Pimpinan Sidang Muktamar X PPP, Komeng, sebagai saksi....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPerry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
BisnisAnggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Primus, menyarankan Perry Warjiyo untuk mundur dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia. Menurut Primus, langkah mundur tersebut bisa menjadi tindakan ksatria jika Perry dinilai tidak mampu menjalankan tugas dengan baik....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- Jaringan Narkoba Ishak Terbentuk dari Lapas, Seret AKP Deky
- Masyarakat Diajak Salurkan Kurban Tepat Sasaran di 3T
- Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
- Persib Bandung Kena Denda Rp 3,5 Miliar dan Sanksi AFC
- Kapolda Metro Bintang Tiga, Apa Plus Minusnya?
Artikel Terbaru
Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
Pelatihan Vokasi Batch 2 Gratis Dibuka 19 Mei 2026
MK Tolak Gugatan UU LLAJ, Dorong Deteksi Kantuk Sopir
Serka Frengky Dituntut 4 Tahun, Surat Kopassus Diserahkan
Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
Jakarta Job Fair 19-20 Mei 2026, 42 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan
Tautan Sahabat
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026